Mahasiswa Agroteknologi USK Paparkan Hasil Magang dan Inovasi Program PM-AAS di BRMP Aceh
BANDA ACEH – Sebanyak tujuh mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi mempresentasikan hasil kegiatan Praktik Lapang (Magang) mereka di Aula Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh, Kamis (30/7/2026). Presentasi ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan magang yang telah berlangsung selama satu bulan penuh di lembaga tersebut.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kerja Sama, Layanan, dan Penilaian Kesesuaian BRMP Aceh, Didi Darmadi. Kegiatan ini juga diisi dengan kata sambutan dari Ketua Kelompok Penerapan dan Penilaian Kesesuaian BRMP Aceh, Elviwirda, serta dihadiri langsung oleh Koordinator Magang sekaligus dosen pembimbing lapangan dari USK, Zulwanis.
Selama satu bulan menimba ilmu di BRMP Aceh, para mahasiswa berhasil mengombinasikan teori akademis dari bangku kuliah dengan pengalaman praktis di lapangan. Fokus utama kegiatan mereka adalah mendalami Program Strategis Kementerian Pertanian, yaitu Pertanian Modern model Agricultural Area System (PM-AAS)—sebuah model budidaya padi intensif berbasis teknologi yang memadukan mekanisasi pertanian, digitalisasi, dan sistem tanam presisi untuk mendongkrak produktivitas serta efisiensi biaya.
Dalam sesi presentasi, ketujuh mahasiswa membawakan topik dan judul kegiatan yang bervariasi terkait implementasi PM-AAS. Di hadapan para pejabat fungsional BRMP Aceh, termasuk Penyuluh Pertanian dan Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), mahasiswa memaparkan gambaran nyata pelaksanaan program PM-AAS yang saat ini tengah berlangsung di Desa Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.
Pemaparan komprehensif dari para mahasiswa ini memberikan optimisme dan angin segar bagi seluruh peserta yang hadir. Inovasi serta data lapangan yang disajikan optimis mampu mendorong optimalisasi program PM-AAS demi menjaga keberlanjutan dan ketahanan pangan di Provinsi Aceh di masa mendatang.